Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Makanan Khas Jepang yang Disukai di Indonesia. Sudah Coba?

 

makanan khas jepang

Jepang dikenal dengan tradisi dan budaya yang masih kental. Termasuk makanan khas Jepang yang sudah diwariskan secara turun temurun. Meski telah disajikan berbagai varian dan versi, namun gak menghilangkan cita rasa khasnya.

Bahkan makanan yang berasal dari Negeri Sakura ini sudah mendunia dan beberapa di antaranya disukai oleh orang Indonesia. Dan gak jarang, di Indonesia pun terdapat rumah makan maupun restoran yang menyajikan masakan jepang.

Berikut 9 makanan khas Jepang yang disukai di Indonesia.

1. Ramen

makanan khas jepang
livejapan.com
Ramen merupakan makanan terkenal di Jepang yang menggunakan mie sebagai bahan utamanya. Berbagai topping pun dapat disajikan di dalam Ramen seperti irisan daging, telur, daun bawang, bawah putih, hingga nori atau rumput laut.

Sudah gak asing lagi Ramen di telinga masyarat Indonesia. Soalnya sudah banyak kedai-kedai maupun restoran Ramen yang terdapat di Indonesia, bahkan merambat ke kota-kota kecil di Indonesia. Harga Ramen di Indonesia pun bervariasi, tegantung topping dan porsi yang disajikan. Biasanya dijual mulai dengan harga Rp 20.000.

Berdasarkan sejarah, Ramen merupakan makanan yang berasal dari Cina, kemudian diadaptasi ke Jepang. Ramen dipopulerkan oleh orang Cina yang tinggal di Jepang pada awal abad ke-20. Pada awalnya, Ramen disajikan dengan kaldu berbahan mie gandum. Pada masa itu, Ramen termasuk menu yang dihidangkan dalam rumah makan di kawasan keturuanan Cina di Kobe dan Yokohama. Kemudian hidangan Ramen mendapat sambutan dan pujian dari masyarakat Jepang.

Hingga saat ini, Ramen di Jepang memiliki ciri khasnya masing-masing pada tiap daerah di Jepang. Baik itu di Hokkaido, Aomori, Kanto, Shinetsu, Tokai, Kinki, Kyushu hingga Chugoku dan Shikoku, ramen memiliki cita rasa khas tersendiri dan cara penyajiannya.

2. Takoyaki

makanan khas jepang
japanesecooking101.com
Takoyaki merupakan makanan khas Jepang yang berasal dari daerah Kansai. Takoyaki merupakan kuliner khas street food yang terbuat dari adonan tepung yang dibentuk bulat yang di dalamnya diisi oleh potongan gurita maupun telur.

Takoyaki di Indonesia pun dapat ditemukan dengan mudah di food court dalam mall atau pusat perbelanjaan hingga di pinggiran jalan, apalai kalau sedang diadakan festival yang berkaitan dengan budaya Jepang di Indonesia.

Takoyaki biasanya dijual satu set yang diisi 5 hingga 10 buah Takoyaki dan dimakan selagi hangat dengan menggunakan tusukan maupun sumpit. Harga Takoyaki yang dijual di Indonesia pun mulai dari Rp 10.000, tergantung besarnya dan jumlah dari Takoyaki.

Sejarah dari Takoyaki sendiri  berasal dari nama Chobayaki, yaitu makanan yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diisi oleh Konnyaku. Konnyaku adalah jenis umbi-umbian. Semakin berkembang, isiannya mulai berubah, dari urat sapi dan daging murah lain yang disebut Rajioyaki, kemudian Nikuyaki dengan isian daging sapi, hingga kios pasar kaget mulai bermunculan di daerah Kanto yang mulai menjual Takoyakin yang mengadaptasi dari Nikuyaki.

3. Okonomiyaki

makanan khas jepang
thejapantry.com
Sama halnya dengan Takoyaki, Okonomiyaki merupakan camilan yang dapat ditemukan di food court yang berada di mall maupun pusat perbelanjaan. Okonomiyaki adalah makanan yang terbuat dari adonan tepung terigu dan di atasnya terdapat berbagai macam topping seperti irisan daging, makanan laut, hingga ditambahkan kol dan saus mayo.

Di Indonesia, harganya bervariasi tergantung besarnya dan topping yang digunakan. Biasanya dijual mulai dengan harga Rp 35.000.

Di Jepang, cara penyajian Okonomiyaki terdiri dari dua jenis, yaitu Okonomiyaki ala Kansai dan Okonomiyaki ala Hiroshima. Okonomiyaki ala Kansai disajikan dengan irisan kol yang dicampur dengan adonan seperti puyonghai. Sedangkan Okonomiyaki di Hiroshima, kol yang diris di sajikan di atas adonan yang sudah  terdapat di penggoregan.

4. Onigiri

makanan khas jepang
jajabakes.com
Kalau makanan khas Jepang yang satu ini, pasti rasanya cocok banget sama lidah orang Indonesia. Yups, karena bahan utama dari Onigiri menggunakan nasi. Onigiri biasanya dijual di Indonesia di food court, restoran jepang, maupun dijual dalam bentuk kemasan di minimarket khusus. Onigiri biasanya dijual mulai dengan harga Rp 15.000.

Onigiri merupakan makanan tradisional Jepang dari bahan nasi yang dikepal yang bebentuk segitiga maupun bulat yang dibalut dengan nori dan diisi dengan beragam isian ikan seperti tuna, salmon hingga daging. Dan menikmati Onigiri biasanya langsung dimakan dengan tangan.

Berdasarkan sejarah, Onigiri terinspirasi dari mochi beras yang dikepal dan dipadatkan pada abad ke 1 sebelum masehi. Makanan seperti ini dijadikan bekal bagi prajurit dan perlahan mengalami perkembangan. Hingga saat ini, Onigiri sangat digemari untuk dijadiakan bekal, makanan saat piknik maupun makanan praktis yang dapat dimakan saat sedang terburu-buru.  

5. Sushi

makanan khas jepang
nippon.com
Sushi merupakan makanan tradisional Jepang berupa nasi yang kemudian dibentuk bersama dengan lauk seperti makanan laut, sayuran hingga daging. Jenis dari Sushi, digolongkan dari bentuk nasi seperti nama Nigirizushi, Oshizushi, Chirasuzhi, Inarishuzi dan Naresuzhi.

Berdasarkan sejarah, Sushi jenis modern mulai muncul pada zaman Edo, antara tahun 1600 dan 1800. Pembuatan Sushi pada saat itu, sayuran dan ikan di letakan di atas nasi yang cukup besar. Melalui perkembangan kemudian dicampurkan dengan cuka. Sushi pada saat itu disebut sebagai hidangan yang mahal. Namun perlahan, Sushi mulai dijual oleh pedagang kaki lima maupun kios-kios jalanan.

Di Indonesia, terdapat berbagai rumah makan mapun restoran Jepang yang menyajikan Sushi. Harganya pun beragam, tergantung dari isian dan cara penyajian Sushi dimasing-masing restoran. Biasanya, Sushi standar dijual mulai dengan harga Rp 15.000 per porsi.

6. Sashimi

makanan khas jepang
yabai.com
Sering disamakan dengan Sushi, ternyata Sashimi adalah makanan yang berbeda dengan Sushi. Bedanya adalah jika Sushi menggunakan nasi dan potongan ikan segar, Sashimi disajikan hanya potongan ikan segar saja. Selain itu, tidak sembarang memotong ikan maupun daging lainnya dalam pembuatan Sashimi. Diperlukan teknik memotong tersendiri untuk menyajikan Sashimi meski terlihat sederhana.

Di Jepang terdapat jenis-jenis Sashimi seperti Tsugatazukuri, Ikezukuri dan Tataki. Tsugatazukuri merupakan Sashimi yang disajikan dengan cara menaruh potongan-potongan ikan di atas tubuh ikan dari kepala sampai ekor. Ikezukuri adalah penyajian dari Tsugatazukuri dengan ikan hidup dan hanya beberapa saat sebelum disajikan. Dan Tataki adalah potongan ikan dipanaskan di atas api hanya terlihat matang di luar, namun masih segar di dalam.

Sashimi paling nikmat disantap bersama dengan kecap, wasabi hingga jahe. Di Indonesia, sudah banyak restoran yang menyajikan Sashimi. Harganya bervariasi, tergantung cara penyajian dan jenis ikan yang dipakai. Biasanya disajikan dalam satu paket mulai dengan harga Rp 100.000 per buffet atau paket all you can eat dimulai dengan harga Rp 200.000.

7. Yakiniku

makanan khas jepang
nikucolle.jp
Dalam bahasa Jepang, Yakiniku berarti daging yang dibakar atau dipanggang di atas api. Yakiniku merupakan makanan khas Jepang dengan berbagai macam daging yang diolah dengan cara dibakar atau dipanggang. Daging dipotong-potong dalam bentuk lempengan panjang dan ada juga bentuk kotak yang biasanya ditusuk seperti sate.

Di Indonesia, Yakiniku terdapat di restoran makan Jepang yang biasanya disajikan dalam berbentuk paket. Mulai dari paket daging ayam termasuk nasi, sup, kimchi atau salad dengan perkiraaan harga sekitar Rp 50.000. Dan paket all you can eat dengan harga berkisar mulai dari Rp 150.000.

8. Soba

makanan khas jepang
tarasmulticulturaltable.com
Meski berbahan dengan olahan mie seperti Ramen, namun bahan baku yang diperlukan untuk membuat soba adalah tepung gandum kuda. Soba mulai dinikmati pada abad ke-16 untuk tujuan melawan penyakit beri-beri, yaitu kekurangan vitamin B1. Karena tepung gandum mengandung vitamin B1 untuk melawan penyakit ini.

Perlahan, Soba mulai banyak digemari dan mulai bermunculan warung-warung soba. Bahkan orang Jepang pada malam tahun baru selalu memakan Soba sebagai tradisi. Soba yang dimakan saat malam tahun baru disebut dengan Toshikoshi-Soba yang artinya Soba Melewatkan Tahun.

Jenis Soba pun beragam  seperti Soba Instan, Soba Kering, Soba Rebus, Soba Segar, dan Soba Beku. Sementara untuk penyajiannya bisa disajikan hangat maupun saat dingin.

Di Indonesia, kuliner Soba tidak kalah populer dengan Ramen. Sudah banyak restoran maupun warung makan Jepang yang menyajikan Soba dan harganya mulai dari berkisar Rp 40.000.

9. Yakitori

makanan khas jepang
tsunagujapan.com
Di Indonesia, kamu pasti familiar dengan Sate. Sama halnya dengan di Jepang, ada Sate Jepang yang disebut dengan Yakitori. Pada umumnya, Yakitori menggunakan daging ayam yang dipotong kecil-kecil untuk sekali gigit. Dalam satu tusuk sate, terdiri dari beberapa bagian daging ayam  yang ditusuk 3-5 isian.

Yakitori juga bisa dicampur dengan Jamur Shiitake, potongan besar daun bawang dan potongan daging burung. Di Indonesia, kamu bisa menemukan Yakitori di warung makan Jepang dan beberapa menjual sebagai makanan food street. Untuk harganya bisa didapatkan dengan harga rata-rata kurang dari Rp 50.000.  

Menikmati berbagai kuliner khas dari satu negara itu memang sangat menyengangkan. Apalagi kuliner itu meninggalkan kesan yang menyenangkan bagi lidah dan ingin mencicipinya lagi. Makanan khas Jepang mana yang sudah kamu cicipi?

Posting Komentar untuk "9 Makanan Khas Jepang yang Disukai di Indonesia. Sudah Coba?"